Tagihan & SPP
Tagihan adalah daftar uang yang harus dibayar wali untuk seorang santri — SPP bulanan, dana bangunan, atau biaya lain. Halaman ini menjelaskan cara membuat tagihan, mengirimnya, dan memantau status pembayarannya setiap bulan.
Terakhir diperbarui: 27 September 2026
Tagihan apa saja yang bisa dibuat
Di Santri360, setiap santri bisa punya daftar tagihan sendiri-sendiri. Jenis yang paling sering dipakai pesantren:
| Jenis tagihan | Contoh pemakaian |
|---|---|
| SPP bulanan | Iuran sekolah per bulan, jumlahnya sama untuk semua santri atau berbeda per jenjang |
| Dana bangunan | Cicilan pembangunan asrama atau kelas, biasanya berlaku beberapa bulan |
| Biaya kegiatan | study tour, ujian, seragam, atau kegiatan lain yang ditetapkan pengasuh |
Yang perlu dipahami sejak awal: tagihan di sistem ini adalah catatan, bukan tombol bayar. Santri360 membantu Anda mencatat siapa sudah bayar dan siapa belum. Penerimaan uangnya tetap terjadi di dunia nyata — lewat bendahara di pondok atau transfer ke rekening pesantren, sesuai kebijakan masing-masing pesantren.
Membuat tagihan bulanan
- Siapkan daftar santri aktifTagihan hanya muncul untuk santri yang berstatus aktif, jadi pastikan data santri dan kelasnya sudah benar sebelum membuat tagihan.
- Buat jenis tagihanTentukan nama tagihan (mis. "SPP Agustus"), nominalnya, dan untuk bulan apa. Nominal bisa sama rata atau berbeda per kelas/jenjang.
- Jalankan pencetakan tagihan ke santriSatu aksi akan mencetak tagihan ke seluruh santri aktif sekaligus, sehingga Anda tidak perlu mengetik satu per satu.
- Periksa hasilnyaBuka daftar tagihan dan pastikan jumlahnya cocok dengan jumlah santri aktif. Kalau ada yang salah nominal, perbaiki sebelum tagihan dilihat wali.
Bila tagihan bulan baru terbit di tanggal 1, wali punya waktu sebulan penuh untuk membayar, dan Anda punya waktu memeriksa tunggakan sebelum akhir bulan.
Mengirim tagihan ke wali
Setelah tagihan tercetak, wali bisa melihat daftar tagihan anaknya beserta status pembayarannya di portal wali. Tidak perlu memfotokopi dan membagikan kertas satu per satu — cukup beri tahu lewat pengumuman pondok atau grup wali bahwa tagihan bulan ini sudah bisa dilihat di portal.
Beberapa pesantren tetap mencetak rekap tagihan per kelas untuk dibagikan asrama. Daftar di sistem bisa dipakai sebagai sumber rekap tersebut, jadi angka di kertas dan di portal selalu sama.
Memeriksa status tagihan
Status tagihan berubah mengikuti catatan pembayaran dari bendahara (pencatatan pembayaran dijelaskan di halaman tersendiri). Yang bisa Anda pantau:
- Belum dibayar — tagihan terbit, belum ada pembayaran masuk.
- Dibayar sebagian — sebagian nominal sudah dibayar, sisanya masih tercatat.
- Lunas — nominal penuh sudah dibayar dan dicatat bendahara.
Untuk penagihan rutin, buka daftar santri dengan status "belum dibayar", cocokkan dengan daftar kamar, lalu pengurus kamar mengingatkan wali dengan sopan.
Kalau ada yang macet
- Cek dulu datanya, bukan orangnya. Pastikan nominal dan bulan tagihan benar; kadang "tunggakan" muncul karena tagihan tercetak dobel.
- Hubungi wali lewat jalur yang biasa dipakai — pengurus kamar, wali kelas, atau langsung oleh bendahara. Sampaikan nominal dan tenggat dengan jelas.
- Catat kesepakatan di sistem. Kalau wali minta diangsur, bayarnya dicatat bertahap sehingga statusnya menjadi "dibayar sebagian" dan sisa tunggakan tetap kelihatan.
- Buat rekap bulanan untuk pengasuh. Daftar santri dengan tunggakan di atas beberapa bulan sebaiknya dilaporkan rutin, bukan menunggu menumpuk jadi banyak.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah wali bisa membayar langsung lewat aplikasi?
Tidak. Pencatatan pembayaran dilakukan manual oleh bendahara atau admin pesantren. Kalau pesantren Anda menyediakan opsi transfer atau pembayaran daring, setiap pesantren punya kebijakan masing-masing — wali sebaiknya mengikuti petunjuk dari bendahara. Yang tercatat di sistem adalah hasilnya: lunas, sebagian, atau belum.
Bagaimana jika nominal SPP berbeda untuk tiap kelas?
Bisa. Saat membuat tagihan, nominal dapat ditetapkan per kelas atau jenjang, misalnya kelas 7 berbeda dari kelas 10. Tagihan tetap tercetak massal, hanya nominalnya yang mengikuti kelas masing-masing santri.
Santri keluar di tengah bulan, tagihannya bagaimana?
Tagihan mengikuti status santri. Setelah santri tidak aktif, tagihan bulan berikutnya tidak perlu dicetak untuk yang bersangkutan; tagihan bulan berjalan yang sudah terbit tetap tercatat sampai diselesaikan sesuai kebijakan pondok.
Bisakah satu santri punya beberapa tagihan sekaligus?
Bisa. Seorang santri dapat memiliki tagihan SPP bulan ini, cicilan dana bangunan, dan biaya kegiatan secara bersamaan. Masing-masing punya statusnya sendiri, jadi pemantauan tidak tercampur.
Masih ada yang perlu dibantu?
Sampaikan langsung ke tim kami. Kami bantu jelaskan sampai jelas — tanpa biaya, dan tanpa paksaan untuk langsung memakai sistem.
Tanya via WhatsApp