Data Santri & Kelas

Data Wali Santri

Portal wali hanya bisa dibuka kalau hubungan wali dan santri terpasang dengan benar. Halaman ini menjelaskan cara menghubungkan, menambah wali kedua, dan menghindari nomor WhatsApp yang salah ketik.

Terakhir diperbarui: 27 September 2026

Kenapa hubungan wali–santri penting

Wali tidak punya akun sendiri yang "dicari" — dia terhubung lewat santri. Kalau hubungan belum dipasang, portal wali tidak akan menampilkan anak apa pun dan notifikasi tagihan tidak sampai. Jadi setelah santri masuk, langkah berikutnya adalah memasang walinya.

Menghubungkan wali ke santri

  1. Buka data santri, pilih bagian Wali Di halaman detail santri ada tombol Tambah Wali. Tekan itu, bukan membuat wali dari layar terpisah — cara ini mengurangi salah taut.
  2. Cari wali yang sudah ada Ketik sebagian nama atau nomor WhatsApp. Sering wali santri kakak sudah terdaftar; cukup pilih, jangan bikin entri baru.
  3. Atau daftarkan wali baru Isi nama, hubungan (ayah, ibu, wali lain), dan nomor WhatsApp. Simpan, lalu hubungan ke santri ini terbentuk otomatis.
  4. Tandai satu wali utama Bila wali lebih dari satu, pilih siapa yang jadi penerima notifikasi utama — biasanya yang memegang HP paling aktif.
  5. Aktifkan akses portal dan kabari walinya Setelah akses portal diaktifkan, kirim kata sandi awal lewat WhatsApp dari nomor pesantren, dan minta wali menggantinya saat pertama masuk.

Nomor WhatsApp yang benar

Satu kesalahan kecil di nomor membuat wali tidak pernah menerima apa pun. Pastikan:

  1. Formatnya nasional: mulai 62, bukan 08. Contoh: 6281234567890, bukan 0812-3456-7890.
  2. Tanpa tanda baca: jangan ada strip, spasi, atau titik di tengah nomor.
  3. Nomor yang benar-benar ada WhatsApp-nya — banyak wali memakai dua nomor, dan yang terdaftar di formulir pendaftaran sering nomor yang jarang aktif.
  4. Konfirmasi langsung: minta wali mengirim satu pesan ke nomor pesantren dari nomor itu. Bila pesannya masuk, nomornya pasti benar.
Nomor berganti

Wali sering ganti nomor setelah tahun pertama. Catat penggantinya di data wali, bukan hanya di buku kontak HP Anda — kalau tidak, tagihan dan pengumuman tetap terkirim ke nomor lama.

Wali dengan lebih dari satu anak

Santri kakak-adik satu pesantren adalah hal biasa. Satu wali boleh ditautkan ke beberapa santri sekaligus:

  1. Buka data adik, pilih bagian Wali, cari kakaknya yang sudah terhubung ke wali itu.
  2. Pilih wali yang sama — jangan membuat entri baru dengan nama sama. Kalau ada dua entri "H. Sulaiman", portal akan terpisah dan sang wali harus masuk dua kali.
  3. Setelah terhubung, portal wali menampilkan daftar anaknya sendiri; wali tinggal memilih nama saat membuka informasi.

Kalau ada yang macet

  1. Wali bisa masuk tapi tidak melihat anaknya — hubungan wali–santri belum dipasang, atau anak itu tercatat atas nama entri wali lain. Cari keduanya dan gabungkan.
  2. WhatsApp tidak pernah masuk — cek format nomor: angka 0 di depan harus diganti 62, dan tidak boleh ada strip.
  3. Satu wali terlihat dua kali di daftar — entri ganda. Hubungkan semua anaknya ke satu entri, hapus yang lain.
  4. Portal minta kata sandi baru terus — kemungkinan yang diaktifkan aksesnya adalah santri yang salah nama. Cek satu per satu tautan wali di data santri.

Pertanyaan yang sering muncul

Bolehkah satu santri punya wali ayah dan ibu keduanya aktif?

Boleh, dan itu ideal. Keduanya bisa membuka portal dengan akun masing-masing; salah satu ditandai sebagai penerima notifikasi utama.

Bagaimana kalau wali tidak punya WhatsApp sama sekali?

Tetap daftarkan dengan nomor milik orang yang dekat dengannya — kakak atau pengurus — dan beri catatan di kolom keterangan. Portal tetap bisa dibuka lewat HP pinjaman.

Santri pindah dan walinya minta datanya dihapus — bisa?

Setelah santri berstatus keluar, akses portal walinya otomatis berhenti. Untuk permintaan penghapusan menyeluruh, hubungi pengelola sistem dengan menyebutkan nama santri dan tanggal keluarnya.

Apakah nomor wali yang salah bisa dikoreksi setelah tagihan terkirim?

Bisa. Perbaiki nomornya, lalu kirim ulang pemberitahuan terakhir dari layar tagihan ke nomor yang benar.

Masih ada yang perlu dibantu?

Sampaikan langsung ke tim kami. Kami bantu jelaskan sampai jelas — tanpa biaya, dan tanpa paksaan untuk langsung memakai sistem.

Tanya via WhatsApp