Mulai dari Sini
Halaman ini adalah urutan kerja standar kami saat mendampingi pesantren baru. Ikuti dari atas ke bawah, dan jangan melompat ke absensi sebelum data santri serta akun pengurus siap.
Terakhir diperbarui: 27 September 2026
Gambaran singkat
Santri360 terdiri dari beberapa pintu masuk yang saling terhubung. Anda tidak harus memakai semuanya sekaligus.
- Dashboard admin — pusat data pesantren: santri, kelas, kamar, tagihan, nilai, rapor.
- Absensi — pencatatan kehadiran santri dan pengajar, bisa dari HP maupun tablet di pintu masuk.
- Pengurus — aplikasi HP untuk pengurus asrama: izin santri, catatan pelanggaran, setoran hafalan.
- Portal wali — tempat wali santri melihat nilai, rapor, hafalan, kehadiran, dan tagihan anaknya.
- Keamanan — pos gerbang: izin keluar-masuk santri dan bukti izin yang bisa diperiksa.
Kalau pesantren Anda sudah terdaftar, silakan langsung masuk ke dashboard admin dan lanjut ke langkah 3. Kalau belum, hubungi kami lebih dulu untuk pembuatan akun pesantren.
Urutan enam langkah
- Siapkan data santri Kumpulkan minimal: nama lengkap, NIS, jenis kelamin, kelas, dan data wali (nama serta nomor WhatsApp). Kalau data masih berantakan di Excel, rapikan dulu menjadi satu tabel dengan satu baris per santri. Jangan menaruh dua santri dalam satu baris, dan jangan menggabungkan sel.
- Susun struktur kelas dan kamar Tentukan daftar kelas (misalnya 7A, 7B, 8A) dan daftar kamar atau asrama. Struktur ini dipakai absensi dan penempatan santri, jadi harus dibuat lebih dulu supaya hasil import tidak berantakan.
- Import data santri Buka menu import santri, unduh templatenya, isi sesuai kolom, lalu unggah. Setelah selesai, periksa hasilnya: jumlah santri yang berhasil masuk harus sama dengan jumlah baris di file Anda. Kalau ada baris yang gagal, sistem akan menunjukkan penyebabnya.
- Buat akun pengurus Buat akun untuk ustadz dan pengurus yang akan memakai aplikasi, lalu berikan peran sesuai tugasnya. Prinsipnya: beri hak seperlunya. Pengurus asrama tidak perlu akses ke seluruh data keuangan pesantren.
- Uji coba satu hari penuh Pilih satu kelas atau satu asrama, lalu jalankan pencatatan absensi dan satu setoran hafalan. Tujuannya memastikan alur serta nama kelas sudah benar sebelum dipakai seluruh pesantren.
- Sosialisasi ke pengurus dan wali Kumpulkan pengurus untuk pengenalan singkat, lalu bagikan panduan wali ke grup WhatsApp wali santri. Pengurus biasanya lebih cepat menerima kalau langsung mencoba dengan perangkatnya sendiri.
Yang perlu disiapkan sebelum mulai
| Kebutuhan | Keterangan |
|---|---|
| Daftar santri aktif | Format Excel atau CSV, satu baris per santri |
| Daftar kelas dan kamar | Nama kelas serta nama kamar atau asrama |
| Nomor WhatsApp wali | Dipakai untuk portal wali dan kabar ke wali |
| Daftar pengurus | Nama dan perannya: admin, pengurus asrama, keamanan, pengajar |
| Satu perangkat uji coba | HP Android atau tablet untuk mencoba lebih dulu |
Jangan menunggu data seratus persen lengkap. Mulailah dari data santri inti, jalankan dulu alur hariannya, lalu lengkapi bertahap. Yang paling penting adalah absensi harian sudah berjalan.
Kalau ada yang macet
Tiga penyebab paling sering kami temui:
- Nama kelas di file Excel tidak sama dengan yang ada di sistem — samakan penulisannya, termasuk huruf besar dan kecil.
- Nomor WhatsApp wali kosong atau salah format — gunakan format 08xx atau 62xx, tanpa spasi dan tanpa tanda baca.
- Ada kolom wajib yang kosong — periksa kembali baris yang ditandai gagal oleh sistem, lalu perbaiki dan unggah ulang.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah data pesantren lain bisa terlihat?
Tidak. Setiap pesantren berada di ruang datanya sendiri, dan aplikasi memfilter data berdasarkan pesantren pengguna yang sedang masuk.
Berapa lama proses dari data kosong sampai jalan?
Umumnya satu sampai tiga hari kerja untuk alur inti, tergantung kesiapan data dan kecepatan verifikasi dari pihak pesantren.
Apakah bisa dicoba dulu tanpa komitmen?
Bisa. Kami menyediakan sesi demo memakai data contoh, atau sesi pendampingan singkat untuk mencoba bersama para pengurus.
Apakah harus menunggu semua modul siap?
Tidak. Banyak pesantren memulai dari absensi harian, lalu menambah modul lain setelah pengurus terbiasa.
Masih ada yang perlu dibantu?
Sampaikan langsung ke tim kami. Kami bantu jelaskan sampai jelas — tanpa biaya, dan tanpa paksaan untuk langsung memakai sistem.
Tanya via WhatsApp