Portal Wali

Wali dengan Lebih dari Satu Anak

Kalau Anda punya lebih dari satu anak yang mondok, tidak perlu banyak akun. Satu akun portal wali bisa terhubung ke semua anak, dengan tombol pilihan untuk berpindah. Yang penting: selalu pastikan Anda sedang membuka nama anak yang benar.

Terakhir diperbarui: 27 September 2026

Satu akun untuk semua anak

Portal wali menghubungkan satu akun orang tua ke data anak-anaknya. Ayah atau ibu dengan dua santri cukup punya satu akun untuk melihat nilai, rapor, hafalan, kehadiran, tagihan, pengumuman, dan riwayat izin keduanya. Ini juga memudahkan: kalau ada tagihan untuk dua anak, semuanya bisa dicek dari satu tempat.

Cara berpindah antar anak

  1. Masuk ke portal seperti biasa Gunakan akun Anda — tidak perlu akun terpisah per anak.
  2. Perhatikan nama anak di bagian atas halaman Portal selalu menampilkan data satu anak pada satu waktu. Nama yang terlihat di atas adalah anak yang datangnya sedang dibuka.
  3. Gunakan pilihan anak untuk berpindah Ketuk pilihan anak di bagian atas halaman, lalu pilih nama anak yang ingin dilihat. Semua menu — nilai, hafalan, tagihan — ikut berganti ke anak tersebut.
  4. Cek ulang nama sebelum menyimpulkan apa pun Sebelum menghubungi pondok soal nilai, hafalan, atau tagihan, pastikan sekali lagi nama di atas layar sudah benar.

Hal yang paling mudah salah

Tampilan portal untuk anak pertama dan kedua praktis sama — yang berbeda hanya namanya. Karena itu kekeliruan yang sering terjadi:

Kekeliruan Akibatnya Cara mencegahnya
Mengira tagihan anak A ternyata tagihan anak BBayar ganda atau salah anakCocokkan nama anak dan jenis tagihan sebelum membayar
Memuji atau menegur nilai anak yang keliruAnak merasa tidak diperlakukan adilBaca nama di atas halaman sebelum diskusi dengan anak
Menghubungi pondok soal absensi yang salah anakPengurus memeriksa data yang keliruSebutkan nama lengkap anak saat menghubungi pesantren
Menycreenshot data lalu dibagikan tanpa nama terlihatKabar keliru menyebar di keluargaScreenshot halaman yang menampilkan nama anak
Sebut selalu nama anak saat menghubungi pesantren

Kalau Anda bertanya ke wali kelas atau admin, awali dengan "Ini Bapak/Ibu ... wali dari Fulan (kelas ...)". Dengan dua anak di pondok yang sama, pesan "anak saya" bisa merujuk ke dua orang dan memperlambat pengecekan.

Anak di pesantren atau kelas berbeda tetap satu akun

Selama anak-anak terdaftar di pesantren yang sama dan terhubung ke data wali Anda, semuanya tampil di satu akun. Bila salah satu anak tidak muncul, kemungkinan datanya belum terhubung ke akun Anda — hubungi admin pesantren.

Kalau ada yang macet

  1. Nama anak kedua tidak muncul di pilihan — data wali anak tersebut belum terhubung ke akun Anda. Hubungi admin pesantren dengan membawa identitas dan nama lengkap kedua anak.
  2. Sudah memilih anak tetapi datanya masih milik anak lain — muat ulang halaman, lalu pilih ulang namanya. Bila masih tertukar, laporkan ke admin disertai nama anak dan halaman yang dibuka.
  3. Kedua anak punya tagihan dan Anda bingung mana yang dibayar — buka menu tagihan untuk masing-masing nama secara bergantian, dan cocokkan nama anak di rincian sebelum konfirmasi ke bendahara.
  4. Akun dipakai bergantian dengan pasangan — boleh, sepanjang untuk keperluan memantau anak sendiri. Sampaikan ke kedua anak bahwa akunnya dipakai berdua, agar tidak ada yang menyembunyikan nilai.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah setiap anak perlu akun sendiri?

Tidak. Untuk pemantauan oleh orang tua, satu akun wali yang terhubung ke semua anak justru lebih praktis. Yang penting selalu memilih nama anak yang benar sebelum melihat data.

Apakah data si sulung bisa dilihat lewat halaman si bungsu?

Tidak. Setiap halaman hanya menampilkan data anak yang sedang dipilih. Rasa bingungnya biasanya karena lupa berpindah anak, bukan karena datanya tercampur.

Bagaimana kalau anak saya mondok di dua pesantren berbeda?

Hubungkan dulu datanya ke admin masing-masing pesantren. Penyatuannya di satu akun mengikuti pengaturan pesantren; tanyakan ke admin mana jalur yang berlaku untuk kasus Anda.

Apakah pengumuman pondok juga terpisah per anak?

Pengumuman resmi datang dari pesantren dan berlaku umum, tetapi detail yang menyangkut pribadi — nilai, hafalan, kehadiran, tagihan — selalu mengikuti nama anak yang sedang dipilih.

Masih ada yang perlu dibantu?

Sampaikan langsung ke tim kami. Kami bantu jelaskan sampai jelas — tanpa biaya, dan tanpa paksaan untuk langsung memakai sistem.

Tanya via WhatsApp